Followers

Total Pageviews

Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Kepincut Islam, Aktris Bollywood Ini Taubat

REPUBLIKA.CO.ID, Mamta Kulkarani, aktris cantik India ini jatuh hati pada Islam, tak lama setelah sang suami, Vicky Giswani, mendapat hidayah. Kehidupan taubat sang suami yang merupakan mantan napi narkoba tersebut membuka hati Mamta pada Islam dan meninggalkan dunia glamornya sebagai aktris.

Mamta telah menikah dengan Vicky saat suaminya itu masih di penjara. Vicky dijerat pidana 25 tahun penjara akibat menyelundupkan narkoba di Uni Emirat Arab pada 1997 silam. Namun ternyata, penjara UEA membawa Vicky pada hidayah Islam.

Mamta yang memang telah menjalin hubungan dengan Vicky pun kemudian mempelajari Islam dari kekasihnya. Setelah sang suami keluar dari penjara pada November 2012 lalu, Mamta dan Vicki resmi menikah pada 10 Mei 2013. Keduanya pun kemudian tinggal di Nairobi, Kenya.

Kendati baru beberapa bulan lalu, Mamta telah jatuh hati pada agama baru sang suami. Setelah tinggal bersama, menurut laporan Pakistan Today, Mamta mendapat kesempatan lebih untuk mempelajari Islam dari Vicky.

Dia pun kemudian bersyahadat. Mamta yang telah jatuh cinta pada Islam itu pun kemudian mulai meninggalkan dunia Bollywood. Wanita cantik yang telah melanglang buana di industri film sejak tahun 90-an itu pun meninggalkan karirnya.

Ia menolak banyak tawaran film dari produser dan sutradara dengan alasan ingin taat beragama di agama barunya. Bersama sang suami, Mamta pun kemudian memilih dunia bisnis. Ia enggan lagi berjoget ria di layar televisi.
12:25 AM | 0 komentar | Read More

Sifat Manusia Berdasarkan Bulan Kelahiran



sifat manusia berdasarkan bulan kelahiran


Lahir Bulan JANUARI: Tidak Sombong, Tipe Penjaga Rahasia ,Tidak tegaan, Agak pemalas, Lucu

Lahir Bulan FEBRUARI: Suka Menolong, Pandai bergual, Tidak mudah marah, Setia

Lahir Bulan MARET: Tak membosankan, Humoris, Menyenangkan ,Tak mudah menyerah, Lucu

Lahir Bulan APRIL: Pandai bergaul, Suka Berkompetisi,Tidak mudah marah, Setia

Lahir Bulan MEI: Tidak Sombong, Enak diajak curhat, Setia dan Romantis

Lahir Bulan JUNI: Kreatif, Tipe penjaga rahasia, Bertanggung jawab dan Setia

Lahir Bulan JULI: Tidak Tegaan, Murah senyum, Setia, Bisa diandalkan

Lahir Bulan AGUSTUS: Tidak Tegaan, Bisa diandalkan, Bertanggung Jawab, Rela berkorban.

Lahir Bulan SEPTEMBER: Romantis, Tidak mudah cemburu, Rela Berkorban, Idealis.

Lahir Bulan OKTOBER: Kreatif, Agak Pemalas, Murah senyum, Tidak mudah emosi.

Lahir Bulan NOFEMBER: Tipe Penjaga Rahasia, Pandai bergaul, Setia, Kreatif dan Rajin.

Lahir Bulan DESEMBER: Suka Bercanda, Romantis, Setia dan bisa diandalkan


sumber : @TweetRAMALAN Indonesia
2:45 AM | 0 komentar | Read More

bantuan allah ada didalam ketawaan

kunci pembuka bantuan Allah ada didalam
ketakwaan kita. Semakin takwa kita, semakin terbuka
lebar pintu pertolongan Allah. Sebaliknya, semakin
ingkar kita, semakin tertutup rapat pintu
pertolongan Allah.

Pertama Mencintai Masjid.

Masjid adalah rumah Allah yang ada dibumi.
Pertolongan Allah akan datang kepada sesiapapun yang
cinta dan gemar memakmurkan masjid.

Kedua Solat Tahajud.

Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang sangat
dicintai Allah. Sangat rugi yang mensia-siakan waktu
sepertiga malam terakhir.Sebab ia telah
mensia-siakan datangnya pertolongan allah.

Ketiga Rajin Bersedekah.

Amalan ini sungguh luar biasa. Dengan bersedekah,
rezeki, urusan menjadi mudah, kita pun terhindar
daripada musibah. Jaminan daripada Allah demikian
pasti kepada ahli sedekah.

Keempat Bantu Orang Lain.

Sesungguhnya Allah akan menolong orang yang gemar
membantu saudaranya dan permudahkan urusan oranglain,
nescaya Allah akan permudahkan urusan kita.

Kelima Banyak berselawat.

Berselawat kepada Rsulullah SAW adalah amalan yang
terpuji.Cinta akan Rasul dan bila Allah sudah cinta,
pertolongannya akan terbuka bagi kita.


2:46 AM | 0 komentar | Read More

Orang yang Menang


Orang yang menang adalah orang biasa
Tidak dibangun dengan cara tertentu
Tidak diberkahi dengan keberuntungan tertentu
Hanyalah stabil dengan tekat dan penuh semangat
Orang yang menang adalah orang yang bekerja
Orang yang berusa untuk tidak menghindar
Yang menggunakan tangannya, kepalanya, dan matanya
Orang yang menang adalah orang yang mencoba.
Awanama



4:41 PM | 0 komentar | Read More

Iblis terpaksa bertamu kepada Rasulullah SAW

Kemaren ketika gw lewat di mading asrama gw. Gw liat ada bacaan dalam bentuk lembaran kertas memenuhi madding. Tiba-tiba gw liat di sudut kanan bawah, tertulis dengan judul seperti yang sudah gw tulis dijudul postingan ini, ga tertulis sumbernya dari mana, ini baru sabagian gw tulis, ntar bersambung ke postigan berikutnya deh. Selamat membaca, jangan lupa komentarnya, hehe..

Okeh fokus ke bacaan nya..

Iblis terpaksa bertamu kepada rasullah saw, Dari muadz bin Jabal dari Ibn abbas :
Ketika kami sedang bersma rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, boleh kah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”
Rasulullah bersabda :” Taukah kalian siapa yang memenggil ?”
Kami menjawab:”Allah dan RasulNya yang lebih tau.”
Beliau melanjutkan,” itu iblis, laknat Allah bersamanya”
Umar bin khattab berkata:”izinkan aku membunuhya wahai Rasulullah”

Nabi menahannya:”sabar wahai Umar,bukankah kamu tahu bahwa allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah di perintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu di buka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. di Janggutnya Terdapat tujuh helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terihat seperti taring babi,bibirnya seperti bibir sapi.

iblis berkata:”salam untuk mu muhammad,..salam untukmu para hadirin..”
Rasulullah SAW lalu menjawab:”salam hanya milik Allah SWT, sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?
Iblis menjawab: “wahai Muhammad, aku datang kesini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”
“Siapa yang memaksamu?

“seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahmu untuk menemui Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaan. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang di tiup angin.”
Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan di caci oleh setiap musuhku. Tidak ada satupun yang paling besar menimpaku dari pada cacian musuh.”

Bersambung.....

1:57 AM | 1 komentar | Read More

jalan menuju sukses


Seorang eksekutif muda bertemu dengan seorang guru di sebuah jalan raya. Ia bertanya, "Guru, yang manakah jalan menuju sukses?"
Sang guru terdiam sejenak. Tanpa mengucapkan sepatah kata, sang guru menunjuk ke arah sebuah jalan. Eksekutif muda itu segera berlari menyusuri jalan yang ditunjukkan sang guru. Ia tak mau membuang-buang waktu lagi untuk meraih kesuksesan. Setelah beberapa saat melangkah tiba-tiba ia berseru, "Ha! Ini jalan buntu!" Benar, di hadapannya berdiri sebuah tembok besar yang menutupi jalan. Ia terpaku kebingungan, "Barangkali aku salah mengerti
maksud sang guru."
Eksekutif muda itu berbalik menemui sang guru untuk menanyakan sekali lagi, "Guru, yang manakah jalan menuju sukses."

Sang guru menunjuk ke arah yang sama. Eksekutif muda itu berjalan ke arah itu lagi. Namun yang ditemuinya tetap saja sebuah tembok yang menutupi jalan. Ia merasa dipermainkan. Dengan penuh amarah ia menemui sang guru, "Guru, aku sudah menuruti petunjukmu. Tetapi
yang aku temui adalah sebuah jalan buntu. Aku tanyakan sekali lagi padamu, yang manakah
jalan menuju sukses? Kau jangan hanya menunjukkan jari saja, tetapi bicaralah!"

Akhirnya sang guru berbicara, "Di situlah jalan menuju sukses. Hanya beberapa langkah saja di balik tembok itu."
Keberhasilan seringkali tak tampak karena ia bersembunyi di balik kesulitan. Cuma orang-orang yang mampu mendaki "tembok" itulah yang akan menemui keberhasilan.

6:43 PM | 0 komentar | Read More

HEBATNYA TIPU DAYA SETAN

Setan mempunyai tipu daya yang hebat untuk menggoda manusia agar melakukan perbuatan-perbuatan dosa besar. Cerita berikut ini adalah salah satu contoh yang diriwayatkan dari Nabi SAW.

Setan mendatangi seorang gadis dan mencekik gadis itu sehingga tak sadarkan diri. Setelah setan melakukan perbuatan itu, ia lantas mendatangi keluarga korban dan membisikkan kehati keluarga itu bahwa obat yang dapat menyembuhkan gadis itu ada pada seorang rahib dari bani Israel. Keluarga gadis segera mencari rahib yang dimaksud setelah mereka menemukannya, dibawalah sigadis kepada rahib. Tetapi rahib menolak untuk menerima gadis itu. Meskipun ditolak, keluarga gadis terus menerus mendesak, sehingga maulah ia mengabulkan harapan keluarga untuk mengobati korban. Akhirnya sang rahib mengalah. Terpaksalah ia menerima gadis itu.

Keluarga gadis segera meninggalkan gadis pada rahib. Sewaktu keluarga gadis telah tak ada dan rahib sudah bersiap akan mengobatinya, datanglah syetan membisikkan agar ia mau berbuat tak senonoh kepada si gadis. Rahib terus menerus digoda sehingga ia akhirnya tak kuasa menampik bujukan syetan. Rahib menyetubuhi sang gadis yang seharusnya ia obati. Akhirnya, gadis malang itupun berbadan dua. Waktu gadis malang itu telah hamil, syetan datang lagi menemui rahib. Ia terus menerus membisikkan dan menakut-nakuti rahib.

" Sekarang akan terbongkar rahasiamu. Bila keluarga gadis itu datang mengambil anaknya kembali, tentu mereka akan mengetahui perbuatan ini. Bunuh saja gadis itu ! Nanti bila keluarganya datang bilang saja ia sudah mati." Demikian rayu syetan kepada rahib. Akhirnya, rahib itu membunuh gadis malang tadi. Mayat gadis tersebut ia kuburkan.

Syetan segera mendatangi keluarga gadis dan membisikkan ke hati mereka bahwa rahib telah menodai anak mereka sehingga hamil dan akhirnya membunuhnya. Ramai-ramailah keluarga gadis mendatangi rahib dan menanyakan gadisnya. Rahib menjawab seperti yang dibisikkan syetan kepadanya.

" Ia sudah mati !"

Keluarga gadis marah besar dan serempak mereka menangkap sang rahib. Mereka berniat segera membunuh rahib sebagai balasan atas kematian anak gadis mereka. Pada waktu itu pula syetan datang dan berkata pada rahib. " Akulah yang telah mencekik gadis itu. Aku juga yang sudah membisikkan ini dan itu kepada keluarga gadis. Bila kamu mau selamat, maka satu-satunya cara adalah agar kamu mau patuh kepadaku. Kamu akan bisa aku bebaskan dari pembalasan mereka !"
" Dengan apa ?" tanya sang rahib pada syetan
" Sujudlah kepadaku dua kali !"
Rahib itupun segera bersujud dua kali kepada syetan. Syetan lalu berkata :" Aku bebas daripada perbuatanmu !"

Dikutip: Mutiara Hikmah 1001 kisah/2
5:37 PM | 1 komentar | Read More

Kekasih Standard vs Kekasih Sejati


Kekasih standard selalu ingat senyum di wajahmu
Kekasih sejati juga mengingat wajahmu waktu sedih

Kekasih standard akan membawamu makan makanan yang enak-enak
Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang kamu suka

Kekasih standard setiap detik selalu menunggu telpon dari kamu
Kekasih sejati setiap detik selalu teringat ingin menelponmu

Kekasih standart selalu mendoakan mu kebahagiaan
Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan

Kekasih standard mengharapkan kamu berubah demi dia
Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk kamu

Kekasih standard paling sebal kamu menelpon waktu dia tidur
Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang kamu baru telpon?

Kekasih standard akan mencarimu untuk membahas kesulitanmu
Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan kesulitanmu

Kekasih standard selalu bertanya mengapa kamu selalu membuatnya sedih?
Kekasih sejati akan selalu mananyakan diri sendiri mengapa membuat kamu
sedih?

Kekasih standard selalu memikirkan penyebab perpisahan
Kekasih sejati memecahkan penyebab perpisahan

Kekasih standard bisa melihat semua yang telah dia korbankan untukmu
Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu korbankan untuknya

Kekasih standard berpikir bahwa pertengkaran adalah akhir dari segalanya
Kekasih sejati berpikir, jika tidak pernah bertengkar tidak bisa disebut
cinta sejati

Kekasih standard selalu ingin kamu disampingnya menemaninya selamanya
Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa disampingmu menemanimu.
11:31 PM | 1 komentar | Read More

Detik-detik Sakaratul Maut Rasulullah SAW

Inilah bukti cinta yang sebenar-benarnya tentang cinta, yang telah dicontohkan Allah SWT melalui kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit mulai menguning di ufuk timur, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya.

Rasulullah dengan suara lemah memberikan kutbah terakhirnya, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, al-Qur’an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku.”

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasul yang tenang menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya.Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. “Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” keluh hati semua sahabat kala itu.Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Di saat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.
“Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk.
“Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah.
“Siapakah itu wahai anakku?”
“Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.
Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,” kata Rasulullah.
Fatimah menahan ledakkan tangisnya.
Malaikat maut telah datang menghampiri. Rasulullah pun menanyakan kenapa Jibril tidak menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.
“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.
“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril.

Tapi, semua penjelasan Jibril itu tidak membuat Rasul lega, matanya masih penuh kecemasan dan tanda tanya.

“Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” tanya Jibril lagi.
“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak, sepeninggalanku?”
“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril meyakinkan.
Detik-detik kian dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan-lahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.
“Jibril, betapa sakitnya, sakaratul maut ini.” Perlahan terdengar desisan suara Rasulullah mengaduh.
Fatimah hanya mampu memejamkan matanya. Sementara Ali yang duduk di sampingnya hanya menundukan kepalanya semakin dalam. Jibril pun memalingkan muka.
“Jijikkah engkau melihatku, hingga engkau palingkan wajahmu Jibril?” tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
“Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril sambil terus berpaling.
Sedetik kemudian terdengar Rasulullah memekik kerana sakit yang tidak tertahankan lagi.
“Ya Allah, dahsyat sekali maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku,” pinta Rasul pada Allah.
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali pun segera mendekatkan telinganya.
“Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.”
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
“Ummatii, ummatii, ummatiii?” Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran kemuliaan itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

11:47 PM | 2 komentar | Read More

kemuliaan shalat 5 waktu


Rasulullah Saw. bersabda,

”Barangsiapa menjaga shalat, niscaya dimuliakan oleh Allah dengan 5 kemuliaan :

1. Allah menghilangkan kesempitan hidupnya

2. Allah hilangkan siksa kubur darinya

3. Allah akan memberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanannya

4. Dia akan melewati jembatan bagaikan kilat

5. Akan masuk syurga tanpa hisab


Dan barangsiapa yang menyepelekan shalat, niscaya Allah akan mengazabnya dengan lima belas siksaan.
• Enam siksa di dunia,
• Tiga siksaan ketika mati,
• Tiga siksaan ketika masuk liang kubur dan
• Tiga siksaan ketika bertemu dengan Tuhannya (akhirat).

Adapun siksa di dunia adalah :
• Dicabut keberkahan umurnya
• Dihapus tanda orang saleh dari wajahnya
• Setiap amal yang dikerjakan, tidak diberi pahala oleh Allah
• Tidak diterima do'anya
• Tidak termasuk bagian dari do'anya orang-orang saleh
• Keluar ruhnya (mati) tanpa membawa iman


Adapun siksa ketika akan mati :
• Mati dalam keadaan hina
• Mati dalam keadaan lapar
• Mati dalam keadaan haus, yang seandainya diberikan semua air laut tidak akan menghilangkan rasa hausnya

Adapun siksa kubur :
• Allah menyempitkan liang kuburnya sehingga bersilang tulang rusuknya
• Tubuhnya dipanggang di atas bara api siang dan malam
• Dalam kuburnya terdapat ular yang bernama Suja'ul Aqro' yang akan menerkamnya karena menyia-nyiakan shalat. Ular itu akan menyiksanya, yang lamanya sesuai dengan waktu shalat

Siksa yang menimpanya ketika bertemu Tuhan
• Ketika langit terbuka, malaikat datang kepadanya dengan membawa rantai. Panjang rantai tsb. tujuh hasta. Rantai itu digantungkan ke lehernya, kemudian dimasukkan ke dalam mulutnya dan keluar dari duburnya. Lalu malaikat mengumumkan :

'Ini adalah balasan orang yang menyepelekan perintah Allah'.
• Allah tidak memandang kepadanya dengan pandangan kasih sayangNya
• Allah tidak mensucikannya dan baginya siksa pedih.
• Menjadi hitam pada hari kimat wajah orang yang meninggalkan shalat, dan sesungguhnya dalam neraka Jahannam terdapat jurang yang disebut "Lam-lam".
• Di dalamnya terdapat banyak ular,
• setiap ular itu sebesar leher unta,
• panjangnya sepanjang perjalanan sebulan.
• Ular itu menyengat sampai mendidih bisanya dalam tubuh orang itu selam tujuh puluh tahun kemudian membusuk dagingnya.

5:03 AM | 0 komentar | Read More

dewasa itu apa sii??


Tingkat kedewasaan seseorang enggak selalu berbanding lurus dengan usianya. Mereka yang lebih tua belum tentu lebih dewasa. Lalu, bagaimana mengukur tingkat kedewasaan seseorang?
Betty sering sebel kalau teman-temannya komentar, "Kamu kok enggak dewasa gitu, sih?" Atau nyokapnya juga pernah komentar, "Betty, kamu kan sudah gede, dewasa dikit dong."
Kita mungkin pernah menghadapi situasi seperti yang dialami Betty. Atau kita sendiri sudah bosan dibilang anak- anak, pengin dianggap gede. Dibilang anak-anak ogah, dibilang dewasa juga masih bingung. Memang dewasa itu kayak apa ya?

Ada beberapa aspek yang bisa dijadikan ukuran untuk menilai tingkat kedewasaan seseorang.


1. Intelektual

Dari segi ini kita dikatakan dewasa dilihat dari kemampuan kita membentuk pendirian. Artinya, kita punya pendirian atau prinsip yang jelas sehingga tidak mudah terombang- ambing oleh situasi yang menuntut kita untuk bersikap. Tapi, tetap memerhatikan pendapat orang lain walaupun tidak bersandar pada pendapat itu. Kemampuan mengambil keputusan sendiri dengan tegas dan bebas berdasarkan bukti, alasan nyata, dan nasihat baik dari orang lain, serta bertanggung jawab dengan segala keputusan kita. Tidak bingung kalau ada masalah, tapi dianalisis sebab-sebabnya sehingga bisa dicari kemungkinan-kemungkinan penyelesaiannya.

2. Emosional

Kita dikatakan sebagai orang dewasa secara emosional ditandai dengan kemampuan menerima emosi dan menguasainya secara wajar. Artinya, apa pun emosi yang sedang kita alami, kita tetap bisa menguasai dan mengelolanya dengan baik. Tidak dipengaruhi rasa takut dan gelisah. Kita bisa mengontrol emosi sehingga tidak merugikan orang lain. Dari sini dapat dilihat bahwa orang dewasa juga punya kecerdasan emosi yang cukup tinggi.

3. Sosial

Kedewasaan kita dari segi sosial tampak dari keterbukaan terhadap orang lain. Sanggup membuat persahabatan. Tidak bergantung kepada siapa pun, tapi bukan berarti kita tidak butuh orang lain. Kita bisa menyesuaikan diri dan hormat dengan hukum, kebiasaan, dan adat-istiadat masyarakat di mana pun kita berada.

4. Moral

Dari segi moral dapat dilihat dari kesetiaan kita pada asas- asas moral dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya semakin dewasa diri kita, akan semakin mementingkan orang lain daripada diri sendiri.

5. Spiritual

Kedewasaan dari segi ini bisa dilihat dari cara berkeyakinan yang tidak sempit. Kita mampu bergaul dan membina hubungan baik dengan orang- orang yang keyakinannya berbeda dari diri kita. Kalau sudah mencapai hal itu, kita mampu mencintai orang lain tanpa batas-batas agama, ras, suku, atau golongan.

Lalu, apakah seseorang yang disebut dewasa kemudian meninggalkan segala bentuk keceriaan, kegembiraan, dan kegairahan hidup? Tentu saja tidak. Orang dewasa tidak harus selalu bersikap serius. Adakalanya orang dewasa juga bersikap jahil dan senang bercanda untuk memecah kebekuan atau menurunkan ketegangan.


Penghambat kedewasaan


Kedewasaan tidak selalu berhubungan dengan umur. Kadang ada orang yang umurnya boleh dibilang tua, tapi sikapnya masih kekanak-kanakan, suka menang sendiri, emosian, dan enggak mau kalah. Tapi, ada yang sebaliknya walaupun usianya masih muda, dia mampu menjadi panutan teman-temannya.


Kedewasaan adalah proses perkembangan kepribadian. Karena proses, jadi enggak bisa instant. Tidak bisa hanya dengan berdandan ala orang dewasa terus jadi orang dewasa. Kedewasaan itu lebih ke sikap kita dalam menghadapi apa pun. Memang sih, mestinya yang umurnya lebih banyak dia akan lebih dewasa karena sudah mengalami banyak hal dalam hidup dan lebih banyak belajar dari pengalaman. Tapi nyatanya tidak selalu begitu, ini karena pendewasaan dalam prosesnya bisa mengalami kemajuan, mandek, bahkan mundur. Orang yang selalu belajar dari pengalaman dan suka introspeksi diri biasanya proses kedewasaannya makin maju. Artinya, makin hari ia makin tumbuh menjadi manusia yang lebih bijaksana. Sebaliknya, orang yang cepat merasa puas sehingga merasa tidak perlu belajar lagi, manja, tidak mau dikritik dan selalu lari dari masalah akan mengalami hambatan dalam proses pendewasaannya.

Latihan

Ciri paling mencolok dari orang yang tidak dewasa adalah egoisme yang tinggi. Artinya, selalu mementingkan diri sendiri tanpa melihat kepentingan orang lain. So, latihan pertama untuk menjadi dewasa adalah berlatih untuk mengurangi sifat egois kita.


Latihan selanjutnya adalah belajar untuk menerima diri sendiri apa adanya. Pada dasarnya orang menjadi egois karena ia tidak mampu untuk menerima dirinya sendiri apa adanya. Jadi, cobalah eksplor diri sendiri kekurangan dan kelebihannya. Terimalah apa pun yang ada pada diri sendiri. Hanya dengan menerima diri sendiri apa adanya, kita akan mampu bersikap terbuka pada orang lain.


Mencintai semua yang ada dalam diri kita sendiri merupakan dasar untuk bisa mencintai semua manusia. Kalau kita mampu mencintai semua manusia apa adanya, itu berarti kita telah sampai di "puncak kedewasaan"



http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0504/01/muda/1656497.htm
6:35 AM | 5 komentar | Read More

Wanita Shalihah


Wanita yang didunianya solehah akan menjadi cahaya bagi keluarganya, melahirkan keturunan yang baik dan jika wafat di akhirat akan menjadi bidadari.

Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara faraz-nya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak daripadanya. Rosulullah SAW bersabda: "Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang solehah." (HR. Muslim)

Wanita solehah merupakan penentram batin, menjadi penguat semangat berjuang suami, semangat ibadah suami. Suami yakin tidak akan dikhianati, kalau ditatap benar-benar menyejukkan qolbu, kalau berbicara tutur katanya menentramkan batin, tidak ada keraguan terhadap sikapnya.

Pada prinsipnya wanita solehah adalah wanita yang taat pada Allah, taat pada Rasul. Kecantikannya tidak menjadikan fitnah pada orang lain. Kalau wanita muda dari awal menjaga dirinya, selain dirinya akan terjaga, juga kehormatan dan kemuliaan akan terjaga pula, dan dirinya akan lebih dicintai Allah karena orang yang muda yang taat lebih dicintai Allah daripada orang tua yang taat. Dan, Insyaallah nanti oleh Allah akan diberi pendamping yang baik.

Agar wanita solehah selalu konsisten yaitu dengan istiqomah menimba ilmu dari alam dan lingkungan di sekitarnya dan mengamalkan ilmu yang ada. Wanita yang solehah juga dapat berbakti terhadap suami dan bangsanya dan wanita yang solehah selalu belajar. Tiada hari tanpa belajar.

4:05 PM | 3 komentar | Read More

Kepemimpinan dan Karakter Korporasi

ini merupakan kuliah umum yg saya catatdari kuliah wajib saya, mungkin bermanfaat bagi anda semua...


Oleh Palgunadi T. Setyawan
Universitas Al Azhar Indonesia


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Allah, Tuhan Yang Maha Pencipta, menciptakan alam semesta berseta isinya dalam sebuah keteraturan. Kita memahaminya dengan menyaksikan kepatuhan segala sesuatu yang ada pada hokum dan system alam. (Qs Ali Imron : 83)
Hukum dan system alam itu dalam bahasa Al Quran, disebut sunatullah. Yang melalui wahyu dan penerima dipilihNya, diajarkan kepada manusia. Dengan hukum dan system alam, yang selanjutnya secara singkat akan saya sebut hukum alam saja, Allah menciptakan segala sesuatu dalam pasangan. Ada pria ada wanita, ada kaya ada miskin, ada berat ada ringan, ada atas ada bawah, ada panas ada dingin, ada panjang ada pendek dan seterusnya.
“Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang – pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (Qs Adz Dzariyat : 49)
MATERI
Allah, Tuhan Yang Maha Pencipta, menciptakan alam semesta berseta isinya dalam sebuah keteraturan. Kita memahaminya dengan menyaksikan kepatuhan segala sesuatu yang ada pada hokum dan system alam. (QS: Ali Imran : 83). Hukum dan sistem alam itu dalam bahasa Al Quran, disebut sunatullah. Yang melalui wahyu dan penerima dipilihNya, diajarkan kepada manusia. Dengan hukum dan system alam, yang selanjutnya secara singkat akan saya sebut hukum alam saja, Allah menciptakan segala sesuatu dalam pasangan. Ada pria ada wanita, ada kaya ada miskin, ada berat ada ringan, ada atas ada bawah, ada panas ada dingin, ada panjang ada pendek dan seterusnya, sehingga dalam berpasangan itulah terjadi keseimbangan. Sebagaimana disebutkan dalam ayat Allah SWT : “Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang – pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS Adz Dzariyat : 49)
Al Azhar mengajarkan kepada 7 poin penting dalam pengajarannya, yaitu:
1. Bahasa
Kecakapan dasar yang di punya manusia. Al Azhar membuat manusia menjadi manusia dengan cara bersosialisasi dengan menggunakan bahasa dan teknologi.
2. Teknologi informasi
Al Azhar membuat manusia menjadi manusia dengan cara bersosialisasi dengan menggunakan bahasa dan teknologi
3. Kepemimpinan
Muanusia dilahirkan untuk menjadi pemimpin
Kepemimpinan merupakan representative dari Allah SWT yang difasilitasi dengan alam semesta.
4. Kewirausahaan
5. Management
Segala sesuatu yang diberikan oleh Allah seperti kehormatan, pertemanan dan rezeki yang diatur oleh Allah melalui orang lain.
6. Network (jaringan mitra stategis)
Menyambung tali silaturrahmi dengan orang lain, sahabat dan partner. Memutuskan tali silatrrahmi berarti memutuskan rizki.
7. Nilai-nilai islam
Nilai nilai islam adalah perilaku atau akhlak yang islami yaitu akhlak terhadap sesame dan akhlah terhadap individu atau diri sendiri.


Nilai
Nilai adalah sesuatu yang kita pahami, percaya dan yakini yang masuk ke relung hati dan melandasi siapa saja yang mana dengan nilai tersebut kita berperilaku sehingga nilai menghasilkan perilaku.
Menurut Mario Teguh : Orang sukses adalah orang yang baik. Tidak semua orang sukses adalah orang yang baik.untuk mencapai kesuksesan ada tiga yaitu:
1. orang yang menyadari tujuannya yang akan membawanya sukses.
2. orang yang berusaha bersungguh-sungguh untuk mencapainya dan
3. orang yang berusaha untuk memperhatikan kepentingan bagi orang lain.

sehingga orang baik yang miskin dapat disamakan dengan orang kaya yang tidak punya uang, dan orang kaya yang berperilaku buruk adalah orang miskin yang punya uang.

Hidup adalah proses membawa nilai menuju nilai yang baru, atau menuju perubahan yang lebih baik. Masyarakat yang tidak beradap adalah masyarakat yang tidak bisa menuju perubahan nilai yang lebih baik. Masyarakat yang memiliki nilai adalah masyarakat yang memiliki budaya.

Key Message
Succesfull business and indivuals think and act differently
1. High performance is a personal choice
Insan Kamil adalah -ia sadar tentang hukum-hukum yang berlaku
-sadar tentang penciptaan
-sadar tentang kehidupan
-sadar akan dirinya memiliki Roh
2. Success is cumulative
Sukses adalah mengumpulkan sukses-sukses yang lain, sukses adalah menjadi orang lain, sukses adalah menepati janji yang telah kita janjikan, baik dengan sesama maupun dengan sang penciptaNya. bikin janji = penuhi.
Contonya : melaksanakan shalat 5 waktu, tepat pada waktunya.
Sukses bukan yang mempunyai awalan, tetapi sukses yang memilki pengakhiran.
3. Small changes today lead to big changes tomorrow.

Principle #1---What Not To Change (Strong Foundation)
• Values/Believes
• Purpose in life
• Play to your strongly
Principle #2---Right People
• Most important choice
• Right people in right roles
• Wrong people out
• Leadership
Pengendalian diri dari tawaran dan ajakan nafsu.

Principle #3---Full Engagement
• Manage energy, not time
• Priorities
• Stretch development
• Performance oriented

Perbedaan antara paradigma yang dulu dengan paradigma yang sekarang ini adalah:
a. Paradigma yang dulu
• Manage time
• Avoid stress
• Life is a marathon
• Downtime is a wasted time
• Rewards fuel performance
• Self discipline rules
• The power of positive thinking
b. Paradigma saat ini
• Manage energy
• Seek stress
• Life us a series of sprints
• Downtime is a productive time
• Purpose fuel performance
• Rituals rules
• The power of full engagement


5 i
1. Insan adalah merdeka dalam menentukan
2. Ilmu adalah mengolah pola pikir menjadi cerdas
3. Iman adalah setia pada Allah
4. Islam adalah agama Allah
5. Ihsan adalah

3:55 PM | 0 komentar | Read More

Kisah Uang Kertas Seribu dan Seratus Ribu


Konon, uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapi mengalami nasib yang berbeda. Keduanya sama-sama dicetak di PERURI dengan bahan dan alat-alat yang oke. Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-sama bagus, berkilau, bersih, harum dan menarik. Namun tiga bulan setelah keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu bertemu kembali di dompet seseorang dalam kondisi yang berbeda.
Uang seratus ribu berkata pada uang seribu :

“Ya, ampuunnnn. ……… darimana saja kamu, kawan? Baru tiga bulan kita berpisah, koq kamu udah lusuh banget? Kumal, kotor, lecet dan….. bau!

Padahal waktu kita sama-sama keluar dari PERURI, kita sama-sama keren kan….Ada apa denganmu?”
Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan perasaan nelangsa. Sambil mengenang perjalanannya, uang seribu berkata :

“Ya, beginilah nasibku , kawan. Sejak kita keluar dari PERURI, hanya tiga hari saya berada di dompet yang bersih dan bagus. Hari berikutnya saya sudah pindah ke dompet tukang sayur yang kumal. Dari dompet tukang sayur, saya beralih ke kantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah, penuh dengan darah dan taik ayam. Besoknya lagi, aku dilempar ke plastik seorang pengamen, dari pengamen sebentar aku nyaman di laci tukang warteg. Dari laci tukang warteg saya berpindah ke kantong tukang nasi uduk, dari sana saya hijrah ke ‘baluang’ (pren : tau kan baluang…?) Inang-inang.

Begitulah perjalananku dari hari ke hari. Itu makanya saya bau, kumal, lusuh, karena sering dilipat-lipat, digulung-gulung, diremas-remas. ……”

Uang seratus ribu mendengarkan dengan prihatin.:


“Wah, sedih sekali perjalananmu, kawan! Berbeda sekali dengan pengalamanku. Kalau aku ya, sejak kita keluar dari PERURI itu, aku disimpan di dompet kulit yang bagus dan harum. Setelah itu aku pindah ke dompet seorang wanita cantik. Hmmm… dompetnya harum sekali. Setelah dari sana, aku lalu berpindah-pindah, kadang-kadang aku ada di hotel berbintang 5, masuk ke restoran mewah, ke showroom mobil mewah, di tempat arisan Ibu-ibu pejabat, dan di tas selebritis.Pokoknya aku selalu berada di tempat yang bagus. Jarang deh aku di tempat yang kamu ceritakan itu. Dan…… aku jarang lho ketemu sama teman-temanmu. ”


Uang seribu terdiam sejenak. Dia menarik nafas lega, katanya :“Ya. Nasib kita memang berbeda. Kamu selalu berada di tempat yang nyaman.Tapi ada satu hal yang selalu membuat saya senang dan bangga daripada kamu!”
“Apa itu?” uang seratus ribu penasaran.
Aku sering bertemu teman-temanku di kantong-kantong kotak amal di mesjid atau di tempat-tempat ibadah lain. Hampir setiap minggu aku mampir di tempat-tempat itu. Jarang banget tuh aku melihat kamu disana…..
11:56 PM | 0 komentar | Read More

BERPIKIR POSITIF


Dalam bukunya Quantum Ikhlas, Erbe Sentanu menulis bahwa, nasib kita adalah hasil dari akhlak kita. Dan akhlak menurut Aa Gym adalah respon spontan terhadap kejadian. Respon itu suatu perbuatan, suatu action yang lahir dari pikiran. Kalau itu berpola, dilakukan berulang, setiap kali menghadapi kejadian, maka jadilah dia kebiasaan. Dan saripati kebiasaan kita itulah akhlak kita. Pikiran yang melandasi action diatas tentulah amat dipengaruhi oleh perasaan kita, tatkala menghadapi kejadian diatas. Kalau hati kita senang akan terlahir pikiran untuk mengungkapkan kesenangan itu. Sebaliknya kalau hati kita kesal atau marah maka akan lahir pikiran yang menolak kejadian itu.

Maka benarlah kata Erbe Sentanu, nasib kita amat ditentukan oleh akhlak kita yang dibentuk oleh kebiasaan kita, yang merupakan pola perbuatan kita yang didasari oleh cara berpikir kita. Dan pikiran kita itu dilahirkan dari bagaimana kita mengendalikan perasaan kita menghadapi setiap kejadian yang disajikan kehidupan bagi kita.

Cara berpikir kita akan amat mempengaruhi kwalitas hidup kita. Bagi mereka yang amat peka perasaannya, mudah tersinggung atau marah akan lahir pikiran yang reaktif, menolak atau menafikkan kejadian itu. Yang akan menimbulkan action yang tidak nyaman, baik bagi dirinya apalagi bagi orang lain. Dan kalau ini menjadi kebiasaannya, menjadi akhlaknya, maka dapat dipastikan dia akan lebih banyak hidup dalam kepahitan, kenestapaan, “misery”. Banyak hal demikian kita saksikan hari akhir-akhir ini disekitar kita.

Kalau mau hidup dalam kebahagiaan, mulailah dengan biasa mengendalikan persaan. Bangun rasa nyaman dihati antara lain dengan bersyukur dan mengingat Sang Pencipta yang menjadikan diri kita dan alam sekeliling kita. Yang dengan segala dinamikanya pasti menghadirkan berbagai macam kejadian. Dari rasa nyaman itu akan lahir pikiran aktif yang positif dan kreatif, yang akan menuntun alur berpikir mengambil jalan setapak proses berpikir yang runtut. Yang melangkah dari satu kebaikan kepada kebaikan berikutnya. Dari satu kenyamanan ke kenyamanan berikutnya. Yang akhirnya akan melahirkan imajinasi yang benar. Imajinasi, melihat apa yang kita pikirkan adalah hikmah. Yang dapat melihat manfaat dibalik yang mudarat, yang menghidupkan dibalik yang mematikan, yang menyenangkan dibalik yang menyakitkan.

Kita akan mampu memfokuskan pikiran kita pada esensi kejadian dan apa yang kita kehendaki dan menanggalkan yang tidak perlu kita pikirkan. Anak muda sekarang bilang EGP, Emang Gua Pikirin ? Pikiran kita kemarinlah yang membawa kita pada dimana dan dalam keadaan bagaimana kita pada hari ini. Dan apa yang kita pikirkan hari ini akan membawa kita kemana dan dalam keadaan bagaimana kita besok. Orang sukses amat ditentukan bagaimana jalan berpikirnya. Mulailah dengan membiasakan diri memikirkan semua hal yang baik, mulia, yang menyenangkan, yang positif. Khususnya yang dapat kita lakukan untuk orang lain, memudahkan urusan saudara kita. Menghangatkan yang kedinginan, mengenyangkan yang kelaparan, memberanikan yang ketakutan, melayani sebaik yang bisa kita layankan dan sebagainya. Dengan pikiran, tariklah kepada diri kita apa yang kita merasa pantas menerimanya. Bukan apa yang kita ingin menerimanya.

Kalau kita menghendaki kehormatan dan kemuliaan untuk diri kita maka hormati dan muliakan orang lain. Dengan demikian kita pantas menerima kehormatan dan kemuliaan itu. Kalau kita ingin pendapatan yang lebih besar, berperilakulah sebagaimana pantasnya seseorang yang telah mendapat penghasilan itu, walau saat ini kita mungkin belum. Cepat atau lambat penghasilah besar itu pasti milik kita. Mulailah dengan berpikir positif, cerdas dan kreatif. Nasib kita akan tergantung padanya. Selamat berpikir.



7:34 AM | 5 komentar | Read More

Belajar Hal Baru


Ada dua sikap yang sangat ekstrim yang perlu kita hindari agar kita bisa mengembangkan diri dengan tepat. Yang pertama adalah sangat menggantungkan diri kepada bakat. Ciri orang seperti ini ialah saat harus keluar zona nyaman, dia akan mengatakan, “Saya tidak berbakat.” Sikap yang kedua ialah mencoba mempelajari semua hal dan berharap menjadi ahli pada segala hal. Lalu sikap seperti apa yang benar?
Konsep NLP mengatakan bahwa tidak ada yang namanya bakat. Jika kita melakukan persis seperti yang dilakukan oleh orang lain, maka kita akan menghasilkan hasil yang persis sama. Yang dimaksud persis sama bukan hanya apa yang harus dilakukan tetapi juga bagaimana melakukannya. Oleh karena itu dalam konsep NLP dikenal dengan apa yang disebut model dan sub model. Yang perlu diketahui bahwa pemodelan ini bukan hanya pada aktifitas fisik, tetapi juga pada aktivitas pikiran dan emosi.
Terlepas konsep ini benar atau tidak, berbagai kasus sudah dibuktikan oleh para ahli NLP. Banyak contoh-contoh menakjubkan yang ditunjukan oleh ahli NLP seperti Anthony Robbins yang memperkuat pernyataan bahwa bakat itu tidak ada. Anda bisa mengasai keterampilan apa pun jika Anda tahu caranya secara persis. Meski ada juga hal-hal yang menunjukan bahwa ada suatu keterampilan atau kecerdasan bawaan, namun konsep ini bisa menjadi motivasi kita untuk mempelajari hal baru. Saat Anda tidak bisa mempelajari hal baru, kemudian gagal, jangan menyerah dulu, mungkin cara belajarnya saja yang salah.
Robbins yang bukan seorang militer tetapi bisa mengajarkan para penembak jitu di militer, caranya dengan mempelajari model dari penembak yang sudah mahir. Seorang siswa yang “bodoh” di sekolah menjadi sangat jenius setelah menemukan cara belajar yang dibimbing oleh Robbins. Hal ini harus menjadi mindset bagi kita bahwa kita sangat mungkin (jika tidak dikatakan pasti) untuk menguasai hal baru. Mulai saat ini, kita tidak perlu lagi mengatakan, “Saya tidak berbakat.”.
Namun hal ini bukan berarti kita bisa mempelajari dan menguasai semua hal. Bukan berarti kita tidak bisa menguasai hal baru karena kemampuan kita, tetapi kita tidak bisa menguasai semua hal karena sumber daya kita yang terbatas, terutama waktu. Waktu kita hanya 24 jam sehari, tidak ada yang punya lebih. Bisa mempelajari hal baru adalah motivasi bagi kita untuk menguasai satu hal baru, apa pun itu sesuai dengan minat dan keperluan kita.
Agar kita bisa menguasai secara penuh dan masuk ke jajalan 10% terbaik di dunia, kita perlu fokus menguasai satu hal. Anda perlu menjadi spesialis agar menang dalam persaingan. Kita tidak akan bisa menguasai segala hal (bukan karena kemampuan Anda) karena sumber daya kita terbatas. Jika sumber daya kita terbagi-bagi kepada berbagai hal, setiap bagian akan mendapatkan porsi kecil sehingga tidak akan optimal.
Namun fokus bukan alasan tidak mau beranjak dari status quo Anda saat ini. Fokus bukan alasan agar kita tetap berada di zona nyaman, tidak mau beranjak ke zona baru. Jika Anda ingin meningkatkan kualitas diri dan hasil yang dicapai, maka Anda perlu meningkatkan kemampuan Anda dan mempelajari satu hal baru lagi yang hanya akan menunjang keberhasilan Anda. Artinya Anda perlu keluar zona nyaman. Peluang baru memerlukan keahlian baru, keahlian baru akan menghasilkan peluang baru.



4:55 AM | 0 komentar | Read More

Memaafkan itu sehat lo...


Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur'an. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka. Sikap mereka cenderung menampakkan rasa marah itu. Di lain pihak, sikap memaafkan orang-orang beriman adalah tulus. Karena mereka tahu bahwa manusia diuji di dunia ini, dan belajar dari kesalahan mereka, mereka berlapang dada dan bersifat pengasih. Lebih dari itu, orang-orang beriman juga mampu memaafkan walau sebenarnya mereka benar dan orang lain salah. Ketika memaafkan, mereka tidak membedakan antara kesalahan besar dan kecil. Seseorang dapat saja sangat menyakiti mereka tanpa sengaja. Akan tetapi, orang-orang beriman tahu bahwa segala sesuatu terjadi menurut kehendak Allah, dan berjalan sesuai takdir tertentu, dan karena itu, mereka berserah diri dengan peristiwa ini, tidak pernah terbelenggu oleh amarah.
Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah sikap memaafkan:

Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur’an, 7:199)

Dalam ayat lain Allah berfirman: "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)

Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:

... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)

Juga dinyatakan dalam Al Qur'an bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43) Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali ‘Imraan, 3:134)
http://www.harunyahya.org/indo/
10:08 AM | 0 komentar | Read More